Laporan Pendahuluan Analisis Farmasi Fisiko Kimia Docx - Pharmacy
close
Profil Hiduplah seolah engkau mati besok, Belajarlah seolah engkau hidup selamanya.

Laporan Pendahuluan Analisis Farmasi Fisiko Kimia Docx

on Friday, August 31, 2018 - No comments:
Download Button

PENDAHULUAN
Klasifikasi Metode Analitik
       Kimia Analisis adalah ilmu untuk mengidentifikasi jenis komponen dalam suatu sampel (analisis kualitatif) dan menetapkan jumlah relatif masing-masing komponen (analisis kuantitatif).
       Umumnya, tahap pemisahan diperlukan untuk mengisolasi komponen dalam sampel yang dianalisis.
       Metode yang digunakan dibedakan dalan 2 golongan, yaitu:
      Metode Klasik
      Metode Instrumental
        METODE KLASIK       — disebut juga metode basah
1. Pemisahan Analit — ekstraksi, destilasi, presipitasi      (pengendapan),    filtrasi (penyaringan), dll.
2. Analisis Kualitatif  — titik didih, titik beku,     warna, bau, densitas, reaktivitas, indeks bias, dll.
3. Analisis Kuantitatif — analisis gravimetri dan volumetri.

*       METODE INSTRUMENTAL
mengeksploitasi sifat fisik suatu analit untuk memperoleh informasi, baik kualitatif maupun kuantitatif.
1. Pemisahan Analit dapat dilakukan dengan 2 cara:
    a. Pemisahan secara fisik :
                    — kromatografi
                    — elektroforesis 
    b. Pemisahan secara spektroskopik :
                    mengisolasi sinyal yang muncul secara spektrokskopik

2.Analisis Kualitatif
·             Spektrofotometri UV-Vis
·              Spektroskopi absorpsi & emisi atomik (AAS &  AES)
·              Konduktifitas (pH)

3. Analisis Kualitatif
·           Spektrofotometri Infrared (IR)
·            Spektroskopi massa (MS)
·            Spektroskopi magnetik inti (NMR)
·            Spektroskopi X-ray

Performance characteristics
Kriteria yang digunakan untuk membandingkan beberapa metode analitik :
v  Precision
Ø Absolute standard deviation
Ø Relative standard deviation
Ø Coefficient of variation
Ø Variance
v  Accuracy/Bias
Ø Absolute systematic error
Ø Relative systematic error
v  Sensitivity
Ø Calibration
Ø Analytical
v  Detection Limit
Ø Blank plus three times Std. Dev. of blank
v  Dynamic Range
Ø Limit of Quantitation (LOQ)
Ø Limit of Linearity (LOL)
v  Selectivity
Ø Effects of interferences
Ø Coefficient of Selectivity

Kriteria lain yang perlu untuk dipertimbangkan dalam pemilihan metode analisis:
1.     Kecepatan analisis
2.     Kemudahan metode analisis
3.     Tingkat kemahiran operator
4.     Biaya dan ketersediaan peralatan (instrumen)
5.     Biaya analisis per sampel

Klasifikasi teknik dan metoda analisis

v Teknik Spektroskopi
§   Spektrofotometri UV/Vis
§   Spektrofotometri infra merah
§   Spektrofotometri fluoresensi dan fosforesensi
§   Spektrofotometri serapan atom
§   Spektrometri raman
§   Spektrometri resonansi magnet inti
§   Spektrometri radiokimia
§   Spektrometri sinar X

v Teknik Kromatografi
§   Kromatografi cair knerja tinggi
§   Kromatografi gas cair dan padat
§   Kromatografi elusi CO2 pada superkritik
§   Kromatografi planar

v  Teknik Elektrokimia
§   Potensiometri
§   Voltametri
§   Coulometri
§   Elketrogravimetri
§   Amferometri

v  Teknik Berbagai fenomena ilmiah
§   Analisis termik
§   Spektrometri massa
§   Kinetika reaksi

v  Teknik terpadu
§   GC/FT-IR/MS
§   HPLC/FT-IR/MS
§   MS-MS

BEBERAPA ISTILAH DALAM ANALISIS
ð   Kesalahan metoda analisis
Adalah suatu prosedur yang digunakan untuk membuktikan bahwa metoda analisis tersebut secara taat asas memberikan hasil seperti yang diharapkan dengan kecermatan dan ketelitian yang memadai

ð   Kecermatan
Adalah keterdekatan hasil analisis yang diperoleh dengan memakai metoda tersebut dengan harga sebenarnya
v  Biasanya dinyatakan dengan persen perolehan kembali terhadap sample yang kadarnya diketahui dengan pasti.
v  Persyaratan perolehan kembali metoda analisis adalah 80 – 120%

ð   Ketelitian
Adalah simpangan baku atau simpangan relatif dari beberapa kali penentuan kuantitatif terhadap sample yang dianalisis dengan metoda terpilih yang dilaksanakan dengan normal
v  Makin kecil simpangan baku makin baik metoda tersebut

ð   Keterulangan
Suatu metoda analisis harus dapat diulang terhadap sample yang sama dengan prosedur yang sama dan hasil penetuan yang memenuhi persyaratan statistik secara umum

ð   Sensitifitas
Adalah batas terkecil yang dapat ditentukan untuk analisis kuantitatif (masih memberikan tanggap detektor yang berbeda dengan pembanding) = limit of detection

Tagged as: ,
Dede Taufiq Tentang Dede Taufiq

Salam Farmasi Indonesia, artikel yang dibuat insyaallah berasal dari sumber terpercaya, baik itu dari site, buku, ataupun jurnal .Tetapi bila ada kesalahan silahkan beritahu saya. ^-^ .

Get Updates

Subscribe, Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru

Share This Post

Related posts

0 komentar:

© 2016 Pharmacy. WP Theme-Taufiq converted by Dede Taufiq
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.